Pages

Subscribe:

Rabu, 07 Maret 2012

mengunggah kepedulian terhadap lingkungan

Tulisan ini mencoba berbagi pengalaman dan pengetahuan ketika saya mengikuti acara Sarasehan tentang Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diselenggarakan oleh Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan pada tanggal 10 Juni 2010 yang bertempat di Ruang Riptaloka Kabupaten Grobogan. Adapun tamu undangan yang hadir dalam sarasehan tersebut selain dari beberapa Instansi dilingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan, juga mengundang Organisasi Masyarakat (Ormas) seperti LSM, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta elemen-elemen sosial masyarakat lainnya yang berkecimpung dan peduli terhadap lingkungan hidup. Sedangkan penyaji materi selain Tim dari Badan Lingkungan Hidup Kab.Grobogan dan Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, juga mengundang tim penyaji materi dari Penguruan Tinggi Negeri UNS Surakarta.
Setelah mengikuti kegiatan sarasehan tersebut, beberapa kesan yang dapat saya tangkap yang kemudian menjadi sebuah kalimat penyemangat dengan tujuan mengugah kembali kepedulian kita semua sebagai makluk hidup yang setiap saat berkaitan dengan lingkungan hidup dimanapun kita berada. Karena kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan.
Dari sini dapat kita pahami bahwa lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung.  Apakah kita pernah tersadar mengenai apa saja yang berkaitan dengan lingkungan hidup disekitar kita, walaupun setiap hari selalu berhubungan dengan lingkungan hidup ?.  Kita sebagai manusia hidup di Bumi (lingkungan hidup) mulai dari lahir, kecil, beranjak dewasa, tua hingga sampai kita meninggal. Bukankah kita sangat berhutang budi pada lingkungan hidup (bumi) yang merupakan planet tempat tinggal kita yang tercinta ini.
Tetapi apa yang terjadi, berapa banyak manusia yang telah merusak, mengotori, mengeksploitasi, menguras, merampas lingkungan hidup?  Kadang-kadang kita tidak sadar bahwa perbuatan kita sangat berdampak merusak lingkungan hidup dan terkesan tidak berterima kasih kepada lingkungan hidup, bahkan sangat tidak memperdulikan sama sekali. Lantas berharap kepada siapa mengenai kepedulian terhadap lingkungan hidup ?.
Oleh karena itu untuk mengugah kembali kepedulian kita terhadap lingkungan hidup sangat diperlukan. Mungkin melalui seminar, sarasehan, simulasi, atau apapun lah bentuknya, agar kita manusia mempunyai sance of billoging ( roso handarbeni/ rasa memiliki) lingkungan ini dengan cara harus mulai mengubah hidup kita agar perbuatan kita ini tidak lagi merusak lingkungan hidup.  Tentunya kita adalah manusia yang tidak dapat melakukan semua hal. Jadi, kita cukup melakukan perbuatan yang dapat kita lakukan dan tidak perlu memaksakan diri. Jika kita hanya dapat berbuat hal-hal yang sederhana, ya kita lakukan hal sederhana tersebut. Jangan hanya karena hal sederhana yang bisa kita lakukan, kita malu untuk melakukannya sehingga kita tidak melakukan apa-apa. Tetapi juga kita harus mengembangkan diri supaya bisa melakukan hal yang lebih besar lagi. Yang terpenting adalah niat dan keikhlasan untuk peduli dengan lingkungan hidup.
Mungkin semangat untuk mengugah kepedulian terhadap lingkungan hidup harus menanamkan pikiran bahwa segala sesuatu hal yang baik itu harus dimulai dari diri kita sendiri. Jangan menunggu orang lain untuik berbuat hal kebaikan, baru kita melakukannya. Dan mungkin kesadaran, kepedulian kita tidak langsung akan terbangun dengan seketika. Mulai dari hal yang terkecil, karena sesuatu yang besar itu tidak ada sebelum ada hal yang kecil. Jika hal kecil itu dilakukan oleh banyak orang, maka hal kecil itu akan menjadi hal yang besar.
Jika seribu orang membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan, maka daerah tersebut akan menjadi bersih. Tetapi jika seribu orang membuang sampah sembarangan, maka tentunya daerah itu akan sangat kotor sekali. Semoga semangat kepedulian terhadap lingkungan hidup dapat mengugah mulai dari diri sendiri lalu kita tularkan pada orang-orang disekitar. Jika kita telah melakukan hal terbaik yang bisa kita lakukan, lingkungan kembali indah, sejuk, segar dan udaranya nyaman sehingga ita semakin senang hidup di lingkuhan sekitar kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar